awet sehat

Kemarin malam saya melihat tayangan oprah show yang menampilkan Tina Turner dan Cher sebagai bintang tamu. Bagi yang belum tahu Tina Turner adalah ratu rocker gaek yang pernah manggung di Indonesia sedangkan Cher selain bintang film yang pernah meraih oscar juga seorang penyanyi top yang single nya I believe membuat orang ingin berjingkrak. Satu hal yang membuat saya terkesima beberapa saat di muka tivi adalah ketika oprah menanyakan umur kedua artis kampiun ini. Tina Turner dengan kondisi tubuh yang masih bugar dan suara yang sangat lantang ternyata berumur 68 tahun dan Cher yang masih berlagak bak seorang gadis ternyata berumur 61 tahun. Aje gile, rutuk saya dalam hati. Umur 68 tahun di negeri saya adalah ibu-ibu sepuh yang sudah digerogoti osteoporosis, diabetes, encok, asam urat, darah tinggi atau paling hebat varises akut. Demikian juga 61 tahun yang menurut data beberapa kaum wanita yang saya kenal di lingkungan terdekat saya adalah usia yang sudah dekat dengan kubur karena mulai digerogotii segala macam penyakit dan kepikunan serta latah yang memang turun temurun. Saya tak ingin mencari pembenaran dengan mengatakan bahwa kedua wanita ini adalah artis yang bisa saja menggunakan segala kecanggihan kedokteran untuk menyulap kulit dan tampilannya agar tetap muda. Jika memang mereka menggunakan kecanggihan kedokteran untuk kecantikan permukaan mereka tentunya kesehatan tak dapat dibohongi dengan alat kedokteran. Kesehatan harus diusahakan dalam jangka waktu lama dalam bentuk tabungan pereventif atau pencegahan. Tak salah jika orang-orang hebat memperhatikan kesehatan tubuh mereka sejak dini dengan melakukan segala hal yang menguntungkan tubuh. Olahraga adalah santapan keseharian manusia di negara maju. Kita tahu bahwa tubuh yang banyak bergerak adalah tubuh yang bisa mempertahankan bentuk dan strukturnya lebih lama dibandingkan tubuh yang cenderung diam atau statis. Satu lagi adalah asupan makanan. Jika hanya mengatakan gerak tubuh sebagai pertahanan kesehatan maka rasanya aneh jika tukang kuli yang tiap hari mengeluarkan energi dan keringat tetapi ternyata kesehatan mereka tidak sebaik orang lain yang melakukan latihan otot setiap hari. Tubuh yang terforsir dengan asupan makanan yang pas-pasan tentu saja memberikan hasil yang berbeda dengan tubuh yang terlatih dengan porsi terukur dan asupan kalori yang memadai.  Kesimpulannya : olahraga dan makanan yang sehat biar sehat kayak nenek nenek dan kakek kakek bule.

Published in:  on December 1, 2008 at 1:58 am Leave a Comment

The URI to TrackBack this entry is: http://birulazuardi.wordpress.com/2008/12/01/awet-sehat/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Leave a Comment