jalan hidup

Kalo udah bicara jalan hidup, rasanya nggak akan ada habis-habisnya. Seperti membicarakan cerita misteri atau setan yang nggak pernah berhasil disimpulkan karena memang sesuatu yang diluar jangkauan dan perkiraan. Saya ingin bicara tentang jalan hidup atau nasib ini karena beberapa hari yang lalu usai acara buka bersama di rumah seorang teman saya ketemu dengan seseorang yang ternyata teman seangkatan saya semasa di SMA. Tak ada yang aneh dari sebuah pertemuan apalagi ketemu teman lama . hanya saja pertemuan kemarin terasa aneh karena posisi teman lama ini sebagai tukang ojek yang mengantar saya pulang. Saya sempat sedih campur iba melihat keadaannya yang telah lulus SMA 20 tahun lalu tapi berada dalam posisi berkutat mencari kehidupan dengan mengojek dan malah belum menikah. Ok, mungkin saya terlalu sok dengan memikirkan nasibnya, mungkin saja dia sebenarnya lebih bahagia daripada saya, atau mungkin niat dan keinginan dirinya untuk hidup ala kadarnya  dan memutuskan pilihannya untuk menjalani hidup sebagai tukang ojek. Tapi hati saya kembali terusik, benarkah itu pilihannya diantara jutaan pilihan yang mungkin sia dapatkan? Tidakkah ia bermimpi untuk berubah menjadi  sopir pribadi, sopir taksi atau bahkan sopir pesawat terbang?

Nasib manusia memang ditangan Tuhan. Semua ditentukan olehNYa. Tapi alangkah bodohnya jika kita sampai beranggapan bahwa Tuhan tidak memberi kita kebebasan untuk memilih dan menentukan. Kalo memang semua sudah diaturNya tanpa mempertimbangkan usaha mahlukNya, kenapa Bill Gates yang ahli komputer yang kaya raya? Kenapa anak rajin yang jadi juara? Kenapa orang cina yang tekun dan pekerja keras yang lebih unggul dan kaya raya? Kenapa orang pinter banyak yang jadi menteri? Kenapa ayah yang hebat punya anak-anak yang hebat? Kenapa yang sekolah penerbang saja yang bisa jadi pilot?

Ada lagi temen saya yang lain yang merana setengah gila karena tak kunjung beruntung dalam kehidupan asmaranya. Dia mencintai seseorang yang tak mencintainya.

‘sudah suratanku selalu bertepuk sebelah tangan….,’begitu keluh kesahnya.

‘emang nggak ada yang seneng sama sampeyan?’….tanya saya

‘ada, tapi aku ndak suka….’

‘Udah dicoba belum?’

‘males, nggak bakalan nyambung karena aku tak mencintainya….

Nah, balik lagi ngomongin nasib dan jalan hidup dan usaha. Sebenarnya kalo akhirnya seumur hidup temen saya ini nggak kawin apakah itu takdir Tuhan atau akibat kelakuan dirinya?

Manusia kadang-kadang mempertuhankan keinginannya. Rasa malas,masa bodoh, nggak mau ribet, rasa gengsi, gila sanjungan, nggak mau pusing, ingin gampangnya, ingin mudah segalanya dan rasa-rasa negatif lainnya mendominasi hati sehingga keinginan untuk melakukan usaha tenggelam jauuuuh dibawah nafsu nya. Bicara nafsu kadang manusia terjebak dalam pengertian segala yang hanya berbau syahwat atau kriminal padahal nafsu meliputi segala hal yang merugikan termasuk memperturutkan rasa malas, rasa tak berdaya, rasa ingin santai saja, rasa ingin nyaman saja, rasa ingin dihormati berlebihan, rasa gengsi dan semua hal sepele yang akhirnya menjadi karakter pribadi sesorang. Akibatnya manusia kadang tidak menyadari bahwa njalan hidup adalah pilihan, menjadi sesuatu adalah pilihan, dekat atau jauh dengan Tuhan adalah pilihan. Memilih dengan akal dan iman. Berjuang dan berusaha sesuai pilihan.Selanjutnya berserah pada Tuhan.

2 Comments (+add yours?)

  1. asep setiawan(bombom)
    Oct 11, 2008 @ 22:13:15

    setuju euy urang ge de berubah ah………………..

    Reply

  2. viens
    Nov 11, 2008 @ 01:50:06

    Allah tidak memberi apa yang kita minta tapi Dia memberi apa yang kita butuhkan.Kadang kita sedih…kecewa,terluka…tapi jauh diatas segalanya, Dia sedang merajut yang terbaik untuk kehidupan kita…Semoga kita semua termasuk golongan orang-orang yang bersyukur atas karunia nikmat Allah.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.