Mudik

Omong-omong soal mudik, aku ternyata masuk kategori pemudik this year. Sejak pindah tugas dari Bojonegoro ke Surabaya, aku boyongan sekeluarga bawa anak istriku  untuk menetap di Surabaya. Sebenarnya ada rasa malas untuk ikut-ikutan “gila” menjelang lebaran, apakah dengan sibuk belanja sandang atau nyiapin mudik yang makan waktu dan biaya. Ternyata aku harus ngalah dengan 2 bocah di rumah. Dua-duanya pengen mudik ke Bogor untuk ketemu kelurga besar aku dan istriku. Apalagi yang kecil, Haikal, dia kayaknya paling antusias untuk pulang. Masalah sempet muncul karena kita udah niatin nggak mudik. Aku nggak ngurus untuk beli tiket pesawat maupun kereta, jadi nggak booking tiket apapun. Tapi setelah difikir2 dan tanya2 orang sekitar ternyata mayoritas teman kantor maupun tetangga di perumahan mudik. Malah katanya perumahanku sepi saat lebaran nanti. Sempet nawarin anak-anak untuk pergi ke Bali saja bawa mobil karena jarak tempuh Cuma 6 jam tapi ternyata mereka nggak antusias. Akhirnya jadilah keputusan mudik dan minta tolong pak sopir beli tiket kereta. Gile, tiket kereta seharga tiket pesawat musim normal. Biasanya harga tiket Argo Anggrek Rp.220.000, sekarang naik jadi  Rp.430.000,-. Aku tanya pak sopir apakah antrian panjang dan susah. Katanya antrian agak longgar dan masih banyak kursi. Hmm…sempet berfikir mungkin karena aku beruntung mudik kami  berlawanan arus dengan mudik besar dari barat ke timur (kayak migrasi burung musim tertentu) atau mungkin harganya terlalu selangit untuk ukuran para pemudik yang tahu kereta dengan kualitas pelayanan Indonesia (mungkin kalo ada jalur kereta antar negara kayak Singapura sampe Bangkok atau Perancis ke Inggris, PJKA kita udah kena larangan nge-rel). Tak apalah sesekali nyumbang untuk kemajuan kereta api kita, cuma sedih aja denger laporan keuangannya senantiasa merugi dan kualitas pelayanan semakin merosot. Naik Pesawat? Maslah besar bagi aku yang kena penyakit takut terbang, naik Singapore airlines aja berzikir sepanjang perjalanan, gimana naik Garuda atau Lion? Istriku sampe bilang kalo naek pesawat bareng aku lebih capek dari naek kereta…capek menenangkan…katanya…

One Comment (+add yours?)

  1. dawala
    Sep 18, 2008 @ 07:35:18

    Wah! gitu dong AW…mudik ke Bogor. Emang gak kangen ya ama temen-temen…sehari aja kita ketemua AW….

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.