oscar pistorius
Mungkin belum banyak yang tahu nama Oscar Pistorius, seorang pelari sprinter asal Afrika Selatan. Tak ada yang terdengar hebat jika penjelasan tentang Oscar sampai disitu. Coba saya tambahkan, Oscar Pistorius adalah pelari tanpa kaki. Ah, yang bener? Mungkin begitu jawaban anda yang belum tahu. Benar, Oscar adalah pelari tanpa kaki dan menggunakan alat berupa kaki palsu berupa lempengan besi lentur yang menurut beberapa ilmuwan sesuai jika harus dipertandingkan dengan pelari lain yang menggunakan kaki asli. Sejak dilahirkan Oscar dianugerahi hidup tanpa kedua kaki. Yang mencengangkan saya adalah keinginannya untuk hidup demikian besar, kecintaannya terhadap olehraga juga tak terhalangi oleh kecacatannya. Saya sempet merasa sangat tolol ketika melihatnya ada di lintasan lari dan membaca sejarah singkat hidupnya. Alangkah meruginya kita yang hidup dengan fisik lengkap dan dikaruniai banyak kelebihan dibandingkan mereka yang cacat dan kekurangan tapi tidak pernah memaksimalkan penggunaan semua fasilitas Tuhan ini untuk kebaikan diri kita dan orang lain di sekitar kita. Oscar pistorius bagi saya adalah kabar dari Tuhan agar saya sadar dan bersyukur. Bahwa kaki yang menempel di tubuh saya adalah karunia luar biasa yang harus saya berdayakan. Oscar yang tanpa kaki telah menyadarkan manusia lain yang berkaki lengkap. Benar yang dikatakan kitab yang saya yakini …bahwa seluruh anggota tubuh kita akan ditanya pada saatnya nanti di alam perhitungan. Sudah dipakai apa saja kaki ini, memberi manfaat apa sajakah kaki ini buat semesta manusia dan isinya, kemana sajakah kaki ini pernah melangkah…., berjalan tanpa tujuankah atau berjalan menuju pintu Nya….